January 24, 2017

Program Pertukaran Pelajar SMA Negeri 1 Lawang

Siswi berjilbab ini berhasil dihubungi Media Pendidikan disekolah dan dilanjutkan dirumahnya untuk di wawancara seputar keberhasilannya menjadi duta ke Amerika Serikat dalam program pertukaran pelajar Indonesia – Amerika Serikat tahun 2007 yang baru lalu. Anggie mengikuti program AFS (American Field Service) dengan cara mengikuti test secara umum dan bisa lulus serta dinyatakan sebagai peserta program pertukaran pelajar ke USA, tepatnya di Central High School – Woodstock, Virginia.

Untuk kepentingan tersebut, Anggie harus merelakan kehilangan 1 (satu) tahun pelajaran, dimana setiba nya dari USA harus mengulang pelajar annya di kelas III lagi. Untunglah semua masih bisa diatasi oleh siswi ini dengan penuh keikhlasan dan senyumannya yang khas. Senyum yang entah aslinya ataukah setelah memperoleh pengalam annya hidup bersama keluarga Amerika Serikat selama setahun penuh.
Lebih jauh Anggie menceritakan bahwa dalam pelaksanaan program ini, semua pendanaannya ditanggung oleh AFS dalam program Youth Exchange Students Indonesia – Amerika Serikat. Jadi Anggie hanya mengikuti apa yang telah menjadi aturan main daripada orga nisasi tingkat dunia tersebut. Namun, semuanya berjalan lancar dan tidak ada permasalahan yang timbul sejak kebe-rangkatan sampai di USA dan kembali lagi ke Indonesia.



Anggie memperoleh banyak pe ngalaman yang menarik selama berada di Amerika Serikat, baik sewaktu belajar maupun kegiatan sosial lainnya; terma suk bagaimana induk semangnya yang orang Amerika asli memperlakukannya sebagai sesuatu yang istimewa sekali. “ Saya sangat heran dengan cara mereka memperlakukan kehadiran saya dirumahnya. Saya dianggap sebagai saudara sendiri dan diperlakukan tidak berbeda dengan anggota keluarga yang lain. Benar benar istimewa sekali, sam-pai tidak terasa telah habis masa tugas saya disana. Sungguh saya sangat ter kesan sekali dengan mereka, mas ! ”

Keluhannya dalam mengikuti program pertukaran pelajar ini hanya satu baginya, yaitu tidak ada perhatian ataupun penghargaan dari pemerintah, baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Demikian dengan pemerintah kecamatan maupun pemerintah desa dimana siswi ini tinggal. Apalagi dari Dinas Pendidikan maupun dari pihak sekolah tempat siswi ini bersekolah. “ Mudah mudahan untuk siswa / siswi yang akan datang akan ada perha tian dari pemerintah, terutama dari Dinas Pendidikan Kabupaten Malang.” katanya mengakhiri wawancara. (RID/MEDIA PENDIDIKAN)

Comments

  1. berarti dari 1 sekolah selalu hanya 1 orang yang berhasil lolos seleksi AFS ya?

Leave a Reply

*