September 21, 2017

Tanggapan Masyarakat Terhadap Surat Mendiknas Nomor 186/MPN/KU/2008 (lanjutan)

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa Drs Ec HM Bambang Hida yat, AM , yang beralamat di Jalan Dorowati Timur Nomor 28, Desa Mul yoarjo – Kecamatan Lawang ini sempat datang ke kantor Redaksi Media Pendidikan untuk memberikan komentarnya. “Dengan situasi ekonomi yang sangat memberatkan kehi dupan masyarakat sekarang ini, kebi jakan melaksanakan pendidikan gratis ini akan sangat dinanti-natikan oleh seluruh lapisan masyarakat. Semoga hal ini bukan sekedar hanya wacana, tetapi akan menjadi kenyata an. ”

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa ini juga menyampaikan salut kepada pimpinan Redaksi Media Pen didikan yang telah berupaya untuk menerbitkan tabloid yang bergerak dibidang pendidikan, diharapkannya media ini sanggup untuk menjadikan pembangunan pendidikan di Kabupa ten Malang akan semakin maju dan berkembang seiring dengan perkem bangan jaman.
Selamat dan sukses !

Drs H Sugiyanto, M.Si Lurah Kalirejo – Kecamatan Lawang ini berkomentar :
“ Sangat setuju, namun demi kian apabila dari pihak sekolah ybs membutuhkan beaya melengkapi sarana sekolah diluar bantuan peme rintah, perlu didukung oleh walimurid melalui Komite Sekolah yang dilaku kan sesuai dengan prosedur dan tidak bertentangan dengan aturan yang ada serta dilaksanakan secara transparan.” Pria ini juga sangat mendu kung terbitnya Media Pendidikan, karena disamping untuk menambah pengetahuan tentang perkembang an pendidikan, juga bisa digunakan wadah untuk masukan kemajuan pen didikan di Kabupaten Malang pada umumnya.

Eka Ning Sri, seorang pekerja swasta yang juga isteri Ketua RW 02 Kelurahan Lawang, memberikan tanggapan sebagai berikut :
“Saya setuju dengan adanya surat Menteri Pendidikan Nasional No. 186/MPN/KU/2008 yang menggratiskan beaya sekolah SD Negeri dan SMP Negeri di Indonesia, karena dengan ada nya kebijakan tersebut diatas bisa mem bantu meringankan beban para orang tua/wali murid yang kurang mampu. “
“Saya juga mendukung ada nya Media Pendidikan tersebut, karena baru kali ini saya mengetahui warga RW.02 Kel. Lawang menerbitkan tabloid yang memberitakan tentang pendidikan. Sekali lagi sayasangat mendukung !



Drs Purwoto, M.Si. Lurah Lawang mantan Kepala Seksi Peme rintahan pada kantor Kecamatan Lawang ini secara singkat memberi kan komentar sebagai berikut : Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan anggaran pendi dikan harus dialokasikan sebesar 20% dari APBN maupun APBD, oleh karenanya jangan hanya SD Negeri dan SMP Negeri saja yang digratis kan. Kalau bisa ya sampai SMA. Rofi’i, S.Pd pensiunan PNS yang mempunyai kegiatan sebagai Kepala Sekolah SMP PGRI II di Lawang, juga sebagai Ketua Mu syawarah Kerja Kepala Sekolah SMP Swasta se-Kabupaten Malang, juga sebagai Ketua Komite Sekolah SMP Negeri 1 Lawang dan se-abrek jabatan kegiatan sosial lainnya, mem berikan komentar sebagai berikut: “Kebijakan Mendiknas harus dijalankan lebih dahulu, bila nanti mengalami kekurangan beaya akan dihitung lagi dan diajukan ke instansi yang berwenang dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Malang. Sebagai pelaksana dilapangan apa yang harus dilakukan ya dilakukan lebih dahulu, resikonya nanti bisa dimusyawarakan lagi. Salut kepada Media Pendidikan yang terbit pada saat yang tepat. “

Leave a Reply

*