December 17, 2017

APBD Untuk Rakyat – Coblos Brengose, Tagih Janjine

Alhamdulillah, akhirnya kita sudah memiliki gubernur dan wakil gubernur baru hasil pemilihan yang baru lalu. Gubernur dan Wakil Gubernur hasil perjuangan reformasi yang digulirkan sejak tumbangnya pemerintahan Orde Baru. Lalu apa yang diharapkan dari keduanya, karena sekarang mereka sedang asyik duduk menik mati kemenangannya. Bangga dan gembira luar biasa akan selalu menyelimuti mereka, karena sejak saat ini mereka merupakan pilihan rakyat Jawa Timur yang diharapkan dapat menjalankan roda reformasi disegala bidang pada penyelengga raan pemerintahan didaerah. Pada saat kampanye dalam rangka mengambil hati rakyat Jawa Timur kemarin, mereka memasang banyak poster yang isinya berbunyi APBD untuk RAKYAT. Alangkah in dahnya kata yang mereka dalam hati semua rakyat Jawa Timur dan ini adalah harapan baru baginya. Apa arti APBD untuk rakyat dan bagaimana pelaksanaannya nanti pada saat mereka memegang pemerintahan ? Hanya mereka berdua dan Tuhanlah yang tahu.

Rakyat Jawa Timur saat ini sedang menunggu kiprah mereka dan tindakan mereka, apakah sama dengan ketika saat kampanye. Apakah Soekarwo akan dengan senyum dan ikhlas menyalami rakyat, menegor dan menyapa nenek tua dipasar ? Apakah Syaifullah akan dengan tangkas dan cepat menyambut kehadiran rakyat yang mengharapkannya ? Mereka berdua bukan orang baru yang harus mengadakan penge nalan terhadap lapangan yang mereka hadapi ketika akan mulai bekerja. Mereka berdua adalah profesional yang akan dengan segera bekerja untuk mengaplikasikan program program yang akan mereka persembahkan kepada seluruh masyarakat Jawa Timur.

Negara Kesatuan Republik Indonesia dibentuk oleh para pendi ri bangsa dengan pesan mulia, yaitu untuk melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ke tertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Pasal 31 ayat (4) UUD 1945 mengamanatkan anggaran pendi dikan sekurang-kurangnya 20% dari APBN dan APBD untuk meme nuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional.



Pasal 27 ayat (1) huruf a UU Nomor 32 Tahun 2004 mewajibkan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah untuk memegang teguh dan mengamalkan Pancasila, melaksa nakan UUD 1945 serta memperta hankan dan memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indone sia. Kewajiban untuk melaksanakan UUD 1945 berarti juga kewajiban untuk melaksanakan pasal 31 ayat (4). Artinya KARSA harus mengalo kasikan APBD Propinsi Jawa Timur 20% untuk anggaran pendidikan.

Saat ini tim KARSA sedang menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah untuk masa lima tahun kedepan. Semoga pesan pendiri bangsa dan amanat pasal 31 ayat (4) UUD 1945 segera diwujudkan dalam RPJMD Jawa Timur untuk lima tahun kedepan.
Kalau hal ini dilaksanakan oleh pasangan KARSA dalam masa pemerintahannya, maka dapat di pastikan masalah pendidikan di Jawa Timur akan semakin baik dan berkembang. Sekolah dengan ber standar nasional maupun internasi onal akan semakin banyak dan be aya yang akan ditanggung oleh ma syarakat akan semakin ringan.

Bukan hanya SD dan SMP yang akan digratiskan, akan tetapi kemungkinan SMA pun akan meng alami hal yang serupa. Dan inilah mungkin pengertian daripada APBD untuk rakyat yang mereka gembar gemborkan pada saat kampanye. Sebagai rakyat Jawa Timur, sudah saatnya kita semua berdoa dan berharap agar SOEKARWO dan SYAIFULLAH YUSUF diberi petunjuk dan kekuatan oleh Allah, Tuhan Yang Berkuasa atas segala sesuatu, agar dapat mewujudkan janjinya APBD untuk Rakyat. Selamat bekerja pak, masya rakat Jawa Timur menunggu janji bapak APBD untuk RAKYAT.

Leave a Reply

*