July 24, 2017

Seputar Dugaan "Pungli’ Kantor Departemen Agama Kab Malang

Sebagaimana dilansir beberapa media cetak harian, maka pertemuan untuk mengklarifikasi dugaan pungli terhadap guru swasta dilingkungan Lembaga Al Ma’arif NU Kabupaten Malang telah digelar dikantor PCNU-Kepanjen pada hari Senin tanggal 11 April 2009 yang lalu. Hadir dalam pertemuan tersebut pengurus PCNU, pengurus Lembaga Ma’arif, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Malang dan beberapa undangan lainnya terma suk dari mas media.

Gus Mudjib selaku se kretaris PCNU Kabupaten Malang mengatakan bahwa permasalahan tersebut bukan permasalahan antara PCNU dengan pejabat Departemen Agama Kabupaten Malang, namun semata-mata merupakan tindakan menerima dan melindungi warga NU yang melaporkan permasalahan pu ngutan terhadap tunjangan sertifi kasi guru yang dilakukan oleh pegawai kantor Departemen Agama Kabupaten Malang. Permasalahan ini nanti akan diteruskan kepada Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum NU (LPBH – NU) Kabupaten Malang.Sementara itu Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Malang mengatakan masih menunggu bukti-bukti terkait dugaan pengutan liar tersebut dan membawa para pelakunya kejalur hukum.



Moch Yahya Abuamar, SH Wakil Ketua PCNU Kabupaten Malang yang menangani bidang hukum mengatakan bahwa pungutan liar itu merupakan tindak pidana korupsi, oleh karena itu dirinya tidak akan setuju bila para pengurus PCNU Kabupaten Malang melin dungi pelaku tindak korupsi itu. Harapan yang diajukan kepada para pengurus PCNU Kabupaten Malang adalah mengawal dan mengajukan pelaku-pelakunya untuk mem pertanggung jawabkan pada aparat penegak hukum. “Semuanya masih dugaan, jadi masih memerlukan bukti yang cukup akurat.” Katanya pada Media Pendidikan. (MD)

Comments

  1. Bang Ical says:

    $undul balik neh,
    btw, mantaf banget ya tema blognya, ada nggak tema seperti ini di wordpress.org???

  2. Land of Oase says:

    Pungli menyebabkan pemborosan dan biaya tinggi… kikis abis…

  3. Leader Street says:

    wah bahaya tuh kalau dibiasakan, kan sudah tugasnya, jd terserah yg mo sertifikasi donk…..mau ngasih or???

  4. Pungli tidak hanya terjadi di kantor aja sob, tapi juga terjadi di beberapa sekolah…..

    Hehehehehe…………

    Btw, lam kenal ja sob….

  5. Pungli hanya menguntungkan pihak tertentu, semoga permasalahan ini dapat tuntas dengan segera, terima kasih

  6. mungkin kalau cuma mengandalkan gaji masih kurang..jadi ada pungli dehh

  7. Lulus Sutopo says:

    Pungli sebenarnya harus diketahui asal muasal nya
    kegunaan dan fungsinya
    nice Post

  8. sedih melihat realita ini… :(

  9. tapi namanya kan masih dugaan sob..

  10. Miss. Brainy says:

    Apakah memang gen-nya orang Indonesia ataukah memang moral kita rendah. Sepertinya tidak ada sisi yg tidak bisa dijadikan tempat korupsi…

  11. Indahnya Kebersamaan says:

    Ach biasa itu sob, tukang parkir adja kadang-kadang pungli kok hehehehe

  12. pungli uda jadi kebiasaan gan

  13. My Blog says:

    Memang susah kalau sudah berhubungan dengan uang, orang yang "katanya" kerja di Departemen Agama, tetep lupa sama aturan agama, semoga Indonesia tetap jaya.

    Website Gratis

  14. wahidhasan says:

    Wah mslh korupsi memang tjd dmn2.. tp yang bikin lebih sedih kok ya terjadi d depag..
    Salam hangat..

  15. zoomx Satriyo says:

    Nice post…Btw pungli duitnya lari kemana toh…

  16. attayaya says:

    ktr agama, dept agama, pengurus haji, pada pungli
    huuuh

  17. Riswan Septriayadi says:

    happy sunday!!! nice blog bro… how about link xchange please…?

  18. Riswan Septriayadi says:

    happy sunday!!! nice blog bro… how about link xchange please…?

  19. Anonymous says:

    Info lanjut kecamatan pakis (Jl. Raya Pakis No.69 Pakis
    Telp. 0341-791548 )
    Purnomo
    Email:purnomo_styo@yahoo.com
    Kami selaku pemerhati masyarakat pakis merasa prihatin atas kejadian yang menimpa warga yang bernama mujib beserta keluarganya yang diserang sekelompok orang.seperti diberitakan di media masa tangal 2 september 2010 (koran memo arema) saya baca dan saya amati ternyata mujib saat itu masih terkapar di rumah sakit sumber santosa Kecamatan tumpang.Penganiayaan yang menimpa mujib menurut saksi mata yang tidak di munculkan dimedia ternyata beberapa atau mungkin semuanya adalah orang orang yang berada di dalam “yayasan alfatah” yang beralamat di RT 04 RW 03 Kecamatan pakis kabupaten malang.Beberapa warga yang berbincang katanya kejadian yang menimpa mujib warga pakis ini rumahnya berdampingan dengan Yayasan Alfatah tersebut berawal darimana tiba tiba Mujib dihajar banyak orang yang dikenali warga atau anggota yayasan Alfatah sekitar jam 8 malam tanggal 1 september lalu 2010.Warga yang mengetahui ramai ramai perkelaihan tersebut tidak berani mendekat karena penguhuni yayasan itu dikenal sering main hakim sendiri alias main “tawur”(dalam bahasa jawa).karena banayk warga yang tau jika para kelompok yang menhjar tersebut bukan hanya mengeroyok Mujib tapi juga istri dan beberapa anaknya membabi buta terlebih tampah anaknya yang masih kecil kepalanya juga ikut dipukul.
    Atas kejadian tersebut mohon perhatian pihak terkait lebih memperhatikan membantu karena masyarakat di areal yayasan Alfatah yang jadi sekaligus pondok pesantren dengan di huni beberapa santri tersebut tampak ditakuti karena peilaku yang sering main kasar (premanisme).Beberapa warga pakis yang usai melihat koran berita itu langsung ngrumpi dan tidak kaget karena menurut warga sekitar pimpinan pesantren/yayasan itu juga terbilang jagoan di wilayah pakis dan tidak ada yang berani.Warga sekitar juga mengatakan saat uasai penganiayaan kampung semakin tegang.
    Polisi,MUI,Depag atau jajaran terkait bisa mengkaji komunitas yayasan ini yang sama sekali tidak mencerminkan suasana puasa dan naasnya mereka dari kalangan komunitas keagamaan.
    Atas perhatian,pengawasan juga penyelidikan tindak lanjut dari info ini kami ucapkan terimakasih ini semua demirasa damai aman tentram di wilayah tersebut umumnya kawasan kabupaten malang.
    Info lanjut kecamatan pakis (Jl. Raya Pakis No.69 Pakis
    Telp. 0341-791548 )

  20. belajar hukum says:

    wah, ada2 aja di departemen agama. sy jg tertarik dg komentar dari bro purnomo. kalo ada kekerasan sepihak, langsung aja laporkan ke pihak yang berwenang menjaga keamanan dan ketertiban, yaitu polisi. Hal ini sudah masuk ranah pidana. Itu menurut pendapat saya. Mungkin blog Belajar Hukum Indonesia bisa memberikan referensi. Salam

Leave a Reply

*