March 25, 2017

MIN Malang 1 – Mendidik Siswa Pintar dan Berakhlaqul Karimah

Dalam menyikapi program pemerintah untuk menciptakan pen didikan yang berkualitas tidaklah sulit bagi Abdul Mughni,S.Ag.M.Pd. Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri Malang 1 yang berlokasi di Jalan Bandung Nomor 7c Malang ini. Kenapa tidak? Madrasah Ibtidaiyah Negeri Malang 1 ini sejak lama sudah merintis pengelolaan sekolah secara Profesional dan transparan, sehingga tidak ada keluhan dari walimurid terhadap kebijakan yang diambil oleh sekolah.

Semua program pembelajaran yang dilaksanakan di madrasah ini secara profesional, konsisten dan berkelanjutan dilakukan sejak awal. Mulai dari kurikulum, sistim pembelajaran dan kegiatan ekstra kurikuler dilaksanakan dengan baik dan hasilnyapun nampak dari apa yang dicapai siswa-siswi di madrasah ini. Hal ini menyebabkan madrasah ini berkembang maju dan berhasil mengalahkan perkembangan sekolah negeri di Malang Raya, baik dari peminat maupun nama baik yang disandangnya.

Konon, nama madrasah ini telah mencuat sampai ke manca negara, antara lain dibutikan dengan adanya tamu-tamu dari luar negeri datang untuk study banding di madrasah ini, antara lain dari Jepang dan dari negeri Belanda. Sedang untuk tamu dari dalam negeri sudah tidak bisa dihitung dengan jari yang ingin mengadakan study banding.

Bukan hanya profesional, tetapi transparansi dibidang keuang an perlu mendapatkan pengharga an dan dijadikan suri tauladan bagi sekolah yang sejenis. Banyak seko-lah atau madrasah yang dikelola secara profesional, akan tetapi tidak disertai transparansi dibidang Keuangan. Akan tetapi madrasah ini berhasil menggabungkan kedua prinsip pengelolaan pendidikan yang baik, dikelola secara profesio-nal, mandiri dan transparan didalam pengelolaan keuangan.



Transparansi pengelolaan keuangan dipaparkan dengan jelas setiap bulannya pada majalah seko lah dengan judul Laporan Keuangan Sekolah periode bulan berjalan. Dalam bidang studi dapat dikatakan baik, karena madrasah ini sudah puluhan kali merebut lomba olympiade ditingkat propinsi Jawa Timur. Demikian pula dalam bidang ekstra kurikuler, pembentukan moral dan mental agama ditanamkan sejak dini dengan adanya acara acara keagamaan dan setiap tahun diadakan acara bakti sosial dengan membagikan pakaian bekas, buku bekas dan lain lain untuk sahabat sahabat mereka yang bersekolah didaerah minus, misalnya madra sah di Kecamatan Tirtoyuda – Kabu paten Malang dsb.

“Dengan memiliki ilmu saja tidak cukup mas, sehingga kepada murid murid kami ajarkan akhlaqul karimah dengan cara sering berbagi rasa dengan sekolah sekolah yang berada didaerah minus. Dengan begitu, kami yakin Allah akan mem berikan ridho-Nya.” Kata kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri Malang 1 kepada Media Pendidikan. (Sing/Ried)

Leave a Reply

*