December 22, 2014

Pendidikan Karakter Internalisasi Nilai Asmaul Husna

Pendidikan pada dasarnya bukan hanya sekedar alih budaya atau alih pengetahuan dan teknologi, tetapi sekaligus sebagai alih tata nilai. Sejalan dengan cepatnya perubahan zaman dan dinamika pembangunan, maka secara alamiah akan terjadi pergeseran nilai sebagai akibat derasnya arus informasi dan kemajuan teknologi, banyak penelitian telah mengungkap perubahan nilai tersebut, terutama rendahnya penguasaan akhlaqul karimah pada anak.

Sebagai jawaban dari keadaan di atas sudah selayaknya semua elemen masyarakat terutama lembaga yang bergerak di dunia pendidikan secara bersama melakukan gerakan untuk mengembalikan konsep dasar hidup yaitu kemandirian, berkarakter yang menjunjung tinggi akhlaqul karimah, pandangan inilah yang menguatkan konsep pendidikan yang ada pada MIT Ar-Roihan untuk melakukan terobosan dalam mencetak generasi brilian, mandiri, berkarakter, peduli, berwawasan luas, berakhaq dan berlandaskan tauhid.

Gagasan pendidikan karakter di MIT Ar-Roihan kami buat secara khusus dalam bingkai Internalisasi Nilai Asmaul Husna pada siswa, melalui program ini di targetkan siswa MIT Ar-Roihan mampu menghafal secara urut dan acak lafadz dan arti 99 Asma’ul Husna pada kelas satu, kemudian akan di tingkatkan pada tahapan lebih praktis dalam bentuk
internalisasi nilai yang terkandung dalam penghayatan ma’na 99 Asma’ul Husna tersebut, dan secara kontinyu praktek internalisasi nilai asma’ul Husna ini akan di berikan mulai kelas dua sampai kelas enam.

Efektifitas pembelajaran dalam implimentasi gagasan tersebut adalah menjadi komponen terpenting, maka kami telah menyiapkan metode pembelajaran dalam bentuk five methode. Untuk mengkonstruksi pemikiran anak serta mengeksplor hasil pema haman anak agar mengenal Alloh Sang Maha Pencipta. Yaitu dengan cerita, pemutaran Film tentang kehebatan ciptaan Alloh, penggu naan multi media, penugasan pada pembuatan karya tulis hasil penghayatan masing-masing anak tentang rasa cinta kepada Alloh yang mereka buktikan dalam bentuk perubahan prilaku. Untuk mendukung pro gram ini Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Ar-Roihan telah membentuk tim penyusun kurikulum pendidikan karakter yang terdiri atas berbagai disiplin keilmuan; hufadz (Hafal Al Qur’an), ahli tata bahasa arab, ahli bahasa Indonesia, ahli dalam pemahaman kitab kuning, tafsir Al Qur’an dan hadits serta tenaga ahli di bidang teknologi dan ilmu informasi.



Suasana menyenangkan adalah motto MIT Ar Roihan dalam proses pembelajaran untuk membentuk anak didik yang berkarakter, karena tujuan utama pembelajaran di MIT adalah menghantar anak didik dalam memahami Ilmu pengetahuan hingga sampai pada pemahaman ma’na yang sebenarnya. Komitmen itu kami implementasikan dengan cara memberi pelayanan sebaik mungkin pada setiap individu anak didik, maksimal dua puluh (20) anak dalam setiap kelas yang didampingi dua orang guru adalah salah satu bentuk pelayanan individu yang kami tawarkan, instrument pen dukung berupa fasilitas pendidikan menjadi sesuatu yang tidak bisa ditinggalkan dalam pelaksanaan pendidikan modern, olehkarenanya kami telah menyiapkan berbagai macam fasilitas pendidikan yang berbasis IT ( Internet, Laboratorium komputer, kelas multi media), dan SDM yang handal serta alat penunjang pendidikan lainnya.

Pembiasaan beribadah (sholat dan berdo’a), bertang gungjawab, berani mengakui kesalahan dan tulus meminta ma’af, berakhlaq dengan orang tua, guru, orang yang lebih tua dan bergaul dengan teman sebaya selalu ditanamkan dalam praktek kese harian sebagai bentuk implementasi cinta kepada Alloh dan Rosulnya. Selain itu menjadi program unggul an kami adalah pembelajaran bahasa dengan billingual (Bahasa arab, bahasa Inggris)untuk me nyiapkan anak didik dalam menyam but dunia global.

Dengan lima hari efektif belajar dalam satu minggu memberikan kesempatan yang cukup bagi anak didik untuk beristirahat dirumah secara maksimal, dan kembali belajar dengan suasana yang segar, bersemangat karena mereka juga merasa rindu kembali ber cengkrama dengan teman-teman di madrasah setelah beristirahat dua hari. Menjadi identitas khusus anak untuk membaca, menulis dan menghafal Al Qur’an dengan baik. Karena materi ini kami berikan secara khusus setiap hari dengan durasi satu jam sebelum masuk kelas dalam kemasan program TAHFIDZ, Yang meliputi : hafalan do’a sehari-hari, hafalan Asmau’ Husna, praktek Ibadah, tahsinul kitabah, hafalan surat – surat pendek untuk kelas I sampai kelas II dan target lima juz untuk kelas III sampai kelas VI.

Program pendidikan ekstrakurikuler adalah program penyempurna dalam proses pembelajaran di MIT, ekstrakurikuler dilaksanakan pada hari sabtu, yang bertujuan untuk menfasilitasi pengembangan talenta anak didik sejak dini. Program ini meliputi : badminton, tartil, menggambar, Al banjari, MC, bahasa Inggris, bahasa Arab, matematika dan komputer. (THOHA LUQONI)

No related posts.

Leave a Reply

*