December 17, 2017

Ponpes Salafiyah Shirothul Fuqoyah

Pondok Pesantren Shirotul Fuqoha yang didirikan sekitar tahun 1953 oleh KH Damiri (alm) dari Jombang ini saat ini mulai dikenal disebagian besar masyarakat Jawa Timur, bahkan kemungkinan juga di seluruh Indonesia. Pasalnya, pengasuh pondok yang juga Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama memang termasuk pribadi yang suka bergaul dalam rangka memajukan dan mengembang kan da’wah Islamiyah keseluruh penjuru tanah air. Tak mengherankan, bilamana pejabat negara baik dari Malang Raya, Provinsi maupun Pusat sering berkunjung atau mengundang pak kyai pengasuh pondok pesantren Shirotul Fuqoha ini.

Kedekatan pak kyai dengan pejabat negara di lakukan agar lebih mudah memberikan masukan dan informasi yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat, terutama dalam menjaga situasi yang kondusif.

Adapun kegiatan se hari-hari para santri selain hari Jum’at adalah diniyah (sekolah), mengaji kitab Al Qur’an dan kitab Kuning, musyawaroh dan bahtsul masail. Pada Jumat pagi pengajian rutin Kitab Fathul Mu’in dan tanya ja-wab seputar agama Islam.

Kegiatan dimalam Jum’at pembacaan Diba’i-yah, Khitobah, Manaqib Syech Abdul Qodir al Jaila-ni. Sementara itu kegiatan ekstra kurikuler pesantren adalah Terbang Jidor, Lom ba-lomba, Sepak bola. Semua santri di pon-dok pesantren ini mempu nyai kegiatan diluar seba-gai siswa sekolah umum misalnya SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi maupun yang sederajat.




Semua santri di ponpes Shirotul Fuqoha merasa bangga, karena mempunyai guru yang sangat dikenal oleh seluruh masyarakat. Tidak dapat disangkal bahwa KHM Dahlan Ghoni memang termasuk pribadi yang berwibawa dan dise-gani oleh seluruh lapisan masyarakat, baik disekeli lingnya maupun sampai ke segala penjuru tanah air. Selamat untuk warga ponpes Shirotul Fuqoha, semoga sukses selalu. (MD/Media Pendidikan)

Comments

  1. ibnumuksin says:

    jadi ingat cipasung tempat aku pesanteren. kunjughgs balik yach

Leave a Reply

*