July 22, 2017

Rehab SMPN 2 Kalipare Juga Diduga Berbau KKN

Malang, MP. (8/12) Lain dengan yang terjadi di SDN Bedali 02 Lawang, kali ini Media Pendidikan akhirnya benar benar menemukan bukti permulaan dugaan adanya KKN dalam pelaksanaan lelang DAK Pendidikan di kabupaten Malang. Paket Lelang Rehab Berat 2 Lokal di SMP Negeri 2 Kalipare yang pada tanggal 5 Desember 2011 masih dalam tahap masa sanggah, ternyata sejak sekitar 2 (dua) minggu yang lalu telah dikerjakan oleh pihak ketiga.

Hasil pemantauan Media Pendidikan terhadap pelaksanaan DAK bidang pendidikan telah dilaporkan kepada Bupati Malang pada tanggal 25 Nopember 2011 dimana isinya menyatakan adanya 23 paket lelang yang tidak ada pemenangnya, walaupun lelang dinyatakan sudah selesai. Diantara 23 paket lelang tersebut adalah paket rehab berat 2 lokal di SMP Negeri 2 Kalipare dengan HPS sebesar Rp.159.800.000,00. Kemudian surat tersebut telah ditindaklanjuti dengan pelaksanaan lelang ulang yang dilakukan tanggal 30 Nopember 2011, akan tetapi paket rehab berat 2 lokal SMP Negeri 2 Kalipare tidak diikutkan lelang ulang. Atas kejadian ini salah seorang tokoh masyarakat telah mengirimkan surat kepada Bupati Malang sebagai wujud partisipasi masyarakat terhadap suksesnya visi MADEP MANTEB Tahun 2010-2015.

Anehnya pada tanggal 14 Nopember 2011, ada pihak ketiga yang datang ke sekolah dengan surat tertanggal 12 Nopember 2011 perihal Pemberitahuan Mulai Kerja, dimana inti isi suratnya adalah sebagai berikut “Berdasarkan surat Perjanjian Pelaksanaan Pekerjaan Rehabilitasi SMPN 2 kalipare dilokasi Kecamatan Kalipare Kabupaten Malang, Bersama surat ini kami memberitahukan akan memulai Pekerjaan Rehabilitasi tersebut, mengingat waktu pelaksanaan yang diberikan kepada kami sangat terbatas.”

Berdasarkan isi surat pihak ketiga tersebut dapat disimpulkan bahwa pihak ketiga telah mengantongi Surat Perjanjian Pelaksanaan Pekerjaan yang dipergunakan sebagai dasar pembuatan surat pemberitahuan mulai kerja ke sekolah. Hal inilah yang membuat pihak sekolah menerima dengan senang hati adanya pihak ketiga yang akan melaksanakan pekerjaan rehab berat 2 lokal sebagaimana yang telah ditunggu-tunggu sekolah.



Pihak sekolah sendiri ketika dikonfirmasi Media Pendidikan menyatakan bahwa memang benar SMP Negeri 2 Kalipare mendapat 2 paket DAK, antara lain pembangunan 1 unit Perpustakaan dan rehab berat 2 (dua) lokal. Sedangkan pekerjaan rehabilitasi tersebut dilakukan pihak ketiga sekitar 2 (dua) minggu yang lalu. Nah apa lagi, jelas khan? Lelang masih dalam masa sanggah, tetapi pihak ketiga sudah mengerjakan paket lelang tersebut disekolah. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang dan Ketua Panitia Pengadaan ketika dikonfirmasi tidak memberikan jawaban sama sekali.

Pada pemantauam Media Pendidikan, Pemerintah Kabupaten Malang dapat dianggap cukup sukses dalam melaksanakan DAK Bidang Pendidikan, khususnya dalam pengadaan jasa konstruksi. Hal ini dapat diketahui dari jumlah paket yg dilelang dibandingkan dengan jumlah paket yang bermasalah ternyata tidak sampai 5%. Akan tetapi guna menjaga tidak terulangnya penyimpangan pada tahun tahun mendatang dan menjaga reputasi H. Rendra Kresna dihadapan masyarakat, diharapkan Pemerintah Kabupaten Malang tetap memberikan sanksi kepada siapa saja yang terlibat kasus penyimpangan yang ada sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku. (MD/JIS/MP)

Leave a Reply

*