July 16, 2019

Tanggapan Pemkab Malang Terhadap Surat Mendiknas Nomor 186/MPN/KU/2008

Pemerintah Kabupaten Malang

Undang Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menyebutkan bahwa pemerintahan daerah adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh pemerintah daerah dan DPRD menurut asas otonomi daerah dan tugas pembantuan dengan prinsip otonomi seluas-luasnya dalam sistem dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam UUD 1945. Dalam menanggapi surat Menteri Pendidikan Nasional Nomor 186/MPN/KU/2008 yang […]

Kontroversi Surat Mendiknas Nomor 186/MPN/KU/2008 dengan Peraturan Perundang Undangan

Peranan masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sejak jaman penjajahan Belanda sampai dengan hari ini masih sangat besar. Penyelenggaraan pemerin tahan negara pada dewasa ini maju dan berkembang berkat dukungan peranserta masyarakat secara aktif dalam berbagai bidang kehidupan. Mungkinkah peranserta masyarakat ini akan dihapuskan dalam sejarah berikutnya ? Dalam memerdekaan diri dari cengkeraman penjajah Belanda, […]

Surat Mendiknas Nomor 186/MPN/KU/2008 Tanggal 2 Desember 2008

surat menteri pendidikan nasional

Surat Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 186/MPN/ KU/2008 tertanggal 2 Desember 2008 ditandatangani langsung oleh Prof Dr Bambang Sudibyo MBA yang ditujukan kepada para Gubernur dan Bupati / Walikota seluruh Indonesia (gambar inzet) yang sempat menggegerkan dunia pendidikan tersebut, ternyata perihalnya hanya menyebutkan Bantuan Operasiobal Sekolah (BOS) TA 2009. Isi surat Mendiknas tersebut berisi […]

Berbagai Tanggapan Terhadap Surat Mendiknas Nomor 186/MPN/KU/2008

Anggota DPRD Kabupaten Malang yang sangat intent memperhatikan dunia pendidikan ini, ketika diminta tanggapan seputar adanya Surat Menteri Pendidikan Nasional Nomor 186/MPN/KU/2008 bekum bersedia memberikan komentar. Walau dipancing bahwa Surat Menteri tersebut akan sangat berpenga-ruh terhadap APBD Kabupaten Malang Tahun 2009 ini, pria yang berpenampilan sederhana ini tetap tutup mulut. “Maaf mas, saya baru saja […]